Hubungan Karakter Respect dengan Keterampilan Inferensi melalui Model Brain Based Learning Siswa

  • Faninda Novika Pertiwi IAIN Ponorogo
  • Nayli Rosyidah IAIN Ponorogo
Keywords: Karakter Respect; Keterampilan Inferensi; Model Brain Based Learning

Abstract

Karakter respect merupakan karakter yang memuat nilai-nilai kasih sayang, rendah hati, jujur, toleransi, dan sederhana. Sedangkan keterampilan inferensi adalah dugaan sementara dengan alasan yang logis atau masuk akal. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui hubungan karakter respect dengan keterampilan inferensi melalui model brain based learning siswa kelas VII SMPN 5 Ponorogo. Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif. Subjek populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 5 Ponorogo, dengan sampel siswa kelas VII I. Teknik pengumpulan data menggunakan testulis (posttest) dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara karakter respect dengan keterampilan inferensi melalui model brain based learning siswa kelas VII SMPN 5 Ponorogo

References

Arizal, A. S., Fatkhia, A. R., Humairah, C. Z. L., Sugianto, A., Umar, M. A., & Yulia, I. (2019). Pendidikan Akidah Akhlak Dengan Metode Brain Based Learning. Belajea; Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 61–74.

Chamidiyah, C. (2015). Pembelajaran melalui Brain Based Learning Dalam PenDiDikan anak usia Dini. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(2).

Faridah, D. N. (2015). Efektivitas teknik modeling melalui konseling kelompok untuk meningkatkan karakter rasa hormat peserta didik (quasi eksperimen terhadap siswa kelas X di SMK Muhammadiyah 2 Bandung tahun pelajaran 2014/2015). Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 5(1), 45–66.

Hamadi, A. A. L., Priyayi, D. F., & Astuti, S. P. (2018). Pemahaman Guru Terhadap Keterampilan Proses Sains (KPS) dan Penerapannya Dalam Pembelajaran IPA SMP Di Salatiga. Edu Sains: Jurnal Pendidikan Sains Dan Matematika, 6(2), 42–53.

Hartoyo, I. (2010). Pengintegrasian Pilar-Pilar Pendidikan Karakter Dalam Proses Pembelajaran Di Perguruan Tinggi. Jurnal Bahas, 19(04).

Husni, R., & Norman, E. (2015). Deliberalisasi pendidikan karakter respect and responsibility Thomas Lickona. Jurnal Tawazun, 8(2), 257–274.

Ibrahim, D. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Brain Based Learning Terhadap Aktivitas Belajar Siswa. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 1(2), 159–173.

Khafid, A. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran berbasis Brain-Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu Dan Pembelajaran Matematika Dan IPA IKIP Mataram, 4(2), 71–82.

Kuswidi, I. (2015). Brain-Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Matematis Siswa. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 195–202.

Laksana, S. D. (2016). Urgensi pendidikan karakter bangsa di sekolah. MUADDIB: Studi Kependidikan Dan Keislaman, 5(2), 167–184.

Marjuni, M. (2015). Pilar-Pilar Pendidikan Karakter Dalam Konteks Keislaman. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 2(1), 154–163.

Omeri, N. (2015). Pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Manajer Pendidikan, 9(3).

Sahroni, D. (2017). Pentingnya pendidikan karakter dalam pembelajaran. Prosiding Seminar Bimbingan Dan Konseling, 1(1), 115–124.

Samrin, S. (2016). Pendidikan Karakter (Sebuah Pendekatan Nilai). Al-TA’DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 9(1), 120–143.

Sudijono, A. (2010). Pengantar Statistika Pendidikan.(cetakan ke-22). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sudrajat, A. (2011). Mengapa pendidikan karakter? Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1).

Sulastri, S., & Pertiwi, F. N. (2020). Problem Based Learning Model Through Constextual Approach Related With Science Problem Solving Ability of Junior High School Students. INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal, 1(1), 50. https://doi.org/10.21154/insecta.v1i1.2059

Umryaty, T., & Uliyanti, E. (2012). Meningkatkan Keterampilan Proses melalui Metode Eksperimen dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IV SD. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 2(2).

Widiana, I. W., Bayu, G. W., & Jayanta, I. N. L. (2017). Pembelajaran berbasis otak (brain based learning), gaya kognitif kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar mahasiswa. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 6(1), 1–15.

Widiasih, T. W., Sahrani, R., & Tumanggor, R. O. (2017). Evaluasi Program Pilar Karakter dalam Meningkatkan Respect pada Siswa SD X di Depok. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 1(1).

Widodo, H. (2018). Pengembangan respect education melalui pendidikan humanis religius di sekolah. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 21(1), 110–122.

Yaumi, M. (2016). Pendidikan karakter: landasan, pilar & implementasi. Prenada Media.

Published
2021-03-22
Section
Articles